Apakah Hukum di Australia Dapat Membuka Keamanan Telepon di Seluruh Dunia?

Undang-undang baru di Australia memberi otoritas penegak hukum untuk memaksa raksasa industri teknologi seperti Apple untuk menciptakan alat yang dapat membuka enkripsi yang ada dalam produk mereka.

Undang-undang Telekomunikasi dan Amandemen Legislasi ini hanya berlaku untuk produk teknologi yang digunakan atau dijual di Australia. Tetapi dampaknya bisa bersifat global. Jika Apple akan membangun apa yang disebut pintu belakang untuk iPhone yang dijual di Australia, pihak berwenang di negara lain, termasuk Amerika Serikat dapat memaksa perusahaan untuk menggunakan alat yang sama untuk membantu penyelidikan mereka.

Hukum yang ada di Australia ini mulai berlaku bulan lalu. Ini adalah salah satu upaya paling keras yang dilakukan oleh anggota parlemen untuk mengendalikan perusahaan-perusahaan teknologi  yang telah membuat polemik selama beberapa dekade bahwa enkripsi yang tidak dapat dipecahkan adalah bagian penting untuk melindungi komunikasi pribadi pelanggan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, petugas penegak hukum mengeluh bahwa enkripsi yang sangat aman telah membuat mereka tidak mungkin mendapatkan akses online  tersangka kejahatan, terutama dalam investigasi teror yang sensitif terhadap waktu.

Ketegangan antara teknologi dan penegakan hukum memuncak sekitar empat tahun lalu ketika Apple menolak permintaan Pemerintah Federal untuk membantu penyelidik guna mendapatkan akses ke iPhone yang dikunci yang dimiliki oleh seorang pria yang ikut serta dalam penembakan yang menewaskan 14 orang di San Bernardino, Kalif.

Biro Investigasi Federal akhirnya menemukan cara untuk mengatasi keamanan iPhone tanpa bantuan Apple. Tetapi jika Apple telah menyetujui untuk membuka akses keamanan terhadap ponsel yang di jual di Australia, pihak berwenang Amerika bisa saja memerintahkan Apple untuk menggunakan alat tersebut.

Hukum Australia memiliki mekanisme pengawasan terbatas. Pemberitahuan yang dikirim ke perusahaan harus “masuk akal dan proporsional,” dan pihak berwenang harus memiliki surat perintah untuk mendapatkan akses ke telepon atau layanan. Namun agensi yang mengeluarkan pemberitahuan memutuskan apa yang masuk akal.

Perusahaan teknologi di Amerika Serikat berpendapat bahwa mereka tidak dapat dipaksa untuk membuat alat untuk memecahkan enkripsi dalam produk mereka karena kode komputer adalah semacam kebebasan berbicara yang dilindungi. Tetapi membangun alat yang diberikan kepada pihak berwenang Australia pada dasarnya akan membuat argumen itu diperdebatkan. Negara-negara di seluruh dunia dapat meminta akses terhadap alat ini.

Apple bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang dapat merasakan dampak hukum Australia. Siapa pun yang memiliki situs web dianggap sebagai penyedia komunikasi, tunduk pada hukum. Perusahaan mana pun yang menyediakan layanan elektronik yang memiliki satu atau lebih pengguna akhir di Australia harus patuh.

Australia tidak memiliki industri teknologi yang kuat, tetapi berkembang, dengan investor dan perusahaan baru serta beberapa perusahaan mapan. Dan di komunitas teknologi yang ada, hukum baru telah menjadi intuisi.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *